Beberapa pengendara melakukan perawatan aki dengan mencampur obat sakit kepala ke dalam cairan aki, dengan tujuan untuk memaksimalkan kerja dari aki tersebut, hal ini lalu dibantah oleh ahli, “Jelas ini adalah sebuah mitos, obat sakit kepala ya untuk kepala”, candanya. Air aki itu mengandung elektrolit yang berfungsi untuk merendam dari aki tersebut supaya tidak terjadi proses yang kita sebut oksidasi, jadi jika tercampur dengan benda senyawa-senyawa lainnya fungsi dari air elekrtolit itu tidak maksimal. Kalaupun memang ada dan berhasil orang melakukan experiment itu, dipastikan aki itu berada dalam keadaan dan performa terbaiknya. Yang seharusnya dilakukan pengendara jika ingin mejadikan aki bekerja dengan baik itu hanya satu yaitu di chare ulang.
3. Penambahan Air Aki Dengan Menggunakan Air Bekas AC dan Air Hujan
Para ahli tidak menyarankan, aki ditambahkan dengan menggunakan air bekas ac dan air hujan, karena Mineral yang terkandung pada air bekas ac dan air hujan itu tidak diketahui kapasitasnya, maka jika tercampur dengan air aki yang mengandung elektrolit dapat berakibat terhadap umur atau kondisi aki tersebut. Karena itu penambahan air aki dengan menggunakan air bekas ac dan air hujan ini adalah mitos.
Memang banyak masyarakat kita yang kurang paham betul dalam perawatan aki, terkadang kita mencari cara cepat dan mudah, atau yang biasa masyarakat kita lakukan untuk perawatan, namun tidak semuanya yang kita lakukan itu benar, beberapa diantaranya adalah (Mitos) dan adapula yang benar (Fakta) menurut para ahli dibidangnya. Untuk lebih lengkap pembahasan mengenai perawatan aki, Silahkan simak ulasannya di sini https://bit.ly/MitosFaktaAki.
CM
(Fitria Dwi Astuti )