Katano juga menambahkan bahwa dalam waktu dekat penggunaannya akan dan dilarang untuk diizinkan terbang di atas jalan raya Jepang yang padat. Namun motor terbang tersebut pastinya akan digunakan oleh tim penyelamat untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses, katanya.
Peraturan yang sangat ketat di Jepang mendorong masalah keamanan telah menghambat pertumbuhan sektor-sektor seperti berbagi perjalanan. Perubahan aturan yang tertunda dapat memperluas aplikasi potensial sepeda, kata Katano.

Hadirnya motor terbang ini yang sukses dibuat oleh startup komersial untuk A.L.I. Technologies, tentunya akan membantu memperkuat keunggulan industri Jepang di tengah pergeseran generasi menuju teknologi baru seperti kendaraan otonom dan penggunaan serba listrik.
(Salman Mardira)