Dengan demikian, aturan tersebut juga merusak bisnis besar esports di China, di mana turnamen sering dimainkan di stadion bernilai miliaran dolar dan disiarkan langsung ke lebih banyak lagi.
Aturan baru yang dibuat bukan berupa undang-undang yang menghukum individu, tapi menempatkan tanggung jawab pada perusahaan game yang akan dipaksa untuk meminta login dengan nama asli dan nomor ID nasional.
Para ahli mencatat bahwa remaja Tiongkok yang gigih masih dapat menghindari aturan jika mereka mendapat dukungan orang tua dan dapat menggunakan login orang dewasa.
Pihak berwenang China belum membahas dampak aturan baru pada industri esports, tetapi menurut Chen, mereka seharusnya memberikan kelonggaran untuk beberapa pemain esports muda.
(Dyah Ratna Meta Novia)