Menurutnya tidak satu pun dari mereka yang memposting satu tweet. Bahkan dua akun menggunakan gambar profil yang tampak seperti foto stok.
Tidak hanya itu, keenam akun tersebut memiliki 976 pengikut yang mencurigakan. Semuanya dibuat antara 19 Juni dan 20 Juni dan sebagian besar menggunakan gambar profil yang dibuat oleh AI. Secara total, Norteño mengatakan mereka adalah bagian dari botnet yang terdiri dari setidaknya 1212 akun.
Baca Juga: Instagram Kini Punya Fitur untuk Pulihkan Akun yang Diretas
Baca Juga: Curi Sidik Jari Pengguna, Ahli Sebut Aplikasi Oximeter di Ponsel Palsu
(Pernita Hestin Untari)