MESKI sudah memiliki pengganti bernama Microsoft Edge, beberapa mesin Windows 10 masih dilengkapi Internet Explorer yang dibawa Microsoft semenjak 1997. Namun akhirnya setelah 20 tahun lebih menjadi browser bawaan Microsoft Windows, Internet Explorer harus menghentikan perjalanannya di Windows 10.
Direncanakan berhenti mendapat update pada Juni 2022, rupanya Internet Explorer akan disetop oleh Microsoft secara permanen pada mesin-mesin Windows 11. Kini Microsoft Edge yang dibangun di atas engine Chromium dari Google akan menjadi peramban bawaan Windows 11.
Baca juga: Windows 11 Resmi Dirilis, Ini Deretan Fitur Terbarunya
Seperti dilansir laman The Verge, banyak pemerhati teknologi sebelumnya memperkirakan Microsoft akan tetap membawa Internet Explorer ke Windows 11 karena instalasi terbaru Windows 10 hingga kini masih tetap memasukkan program Internet Explorer di dalamnya. Tapi rupanya Microsoft telah mantap mengistirahatkan browser itu.

Internet Explorer terkenal di dunia maya karena performanya yang di bawah rata-rata bila dibandingkan Chrome milik Google dan Firefox besutan Mozilla. Berbagai meme dan lelucon menggambarkan Internet Explorer sebagai "anak" yang lamban.
Baca juga: Windows 11 Gratis untuk Pengguna Windows 10, tapi Siap-Siap Kehilangan Fitur Ini
Windows 11 akan menjadi pertama kalinya Microsoft merilis sebuah OS tanpa Internet Explorer setelah lebih dari 20 tahun. Explorer pertama dikenalkan dan dijadikan program bawaan Windows pada tahun 1997 melalui Windows 95 OEM Service Release 2.5.
Meski sering dijadikan bahan olok-olokan, warganet tidak akan pernah melupakan jasa Internet Explorer sebagai salah satu jendela dunia di mesin Windows.
(Hantoro)