Mark Zuckerberg juga mengatakan, Facebook bekerja dengan otoritas kesehatan dan pemerintah untuk memperluas chatbot WhatsApp mereka untuk membantu orang mendaftar untuk divaksin. Lebih dari 3 miliar pesan terkait COVID telah dikirim oleh pemerintah, organisasi nirlaba, dan organisasi internasional kepada warga negara melalui chatbots WhatsApp resmi, jadi pembaruan ini juga akan membantu upaya vaksinasi.
Data menunjukkan vaksin itu aman dan berfungsi. "Mereka adalah harapan terbaik kami untuk melewati virus ini dan kembali ke kehidupan normal. Saya menantikan untuk mendapatkan (vaksin) milik saya, dan saya harap Anda juga," tambah Zuckerberg.
Hingga saat ini, Facebook melaporkan bahwa 3 miliar pesan telah dikirim oleh pemerintah, organisasi nirlaba, dan organisasi internasional kepada warga negara melalui chatbot WhatsApp resmi tentang COVID-19.
Minggu lalu, kota dan provinsi Buenos Aires, Argentina mengumumkan bahwa WhatsApp akan menjadi saluran resmi untuk mengirimkan notifikasi kepada warga ketika giliran mereka menerima vaksin.
Di Brasil, saluran bantuan WhatsApp digunakan sebagai saluran informasi dan dukungan bagi penduduk di Serrana, tempat otoritas kesehatan sedang menguji proyek vaksinasi massal pertama di negara tersebut.