Apalagi lanjut Bambang, jenis vaksin yang dibutuhkan saat ini sangat beragam. Sehingga menurutnya, pengembanhan vaksin tidak hanya berhenti untuk covid-19 saja tetapu masih akan terus berlanjut.
“Artinya pengembangan vaksin ini tidak akan pernah berhenti dan untuk memenuhi kebutuhan 270 juta apalagi kalau kita arahnya preventif medis mau tidak mau industri vaksinya harus kuat,” jelasnya.
Baca Juga : Cara Dokter Reisa Buktikan Kabar Hoaks soal Vaksin Covid-19
Karena itu, Mantan Menteri Keuangan itu pun menyebut pentingnya perhatian untuk industri vaksin dari mulai hulu hingga ke hilirnya. Di hulu penelitian dilakukan dengan cara menggandeng beberapa peneliti sedangkan hilir juga perlu melibatkan peran swasta.
“Jadi potensi ada tinggal bagaimana kita merangkainya dalam suatu kerjasama riset dan inovasi dari hulu sampai hilir sehingga kemandirian vaksin bisa terjadi di Indonesia,” ucapnya.
(Amril Amarullah (Okezone))