JAKARTA - Bulan Desember hampir memasuki pekan keduanya. Pusat Sains Antariksa dari Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) mengumumkan, akan ada beberapa fenomena astronomi yang terjadi selama tujuh hari ke depan.
Berikut beberapa fenomena luar angkasa yang akan terjadi sepanjang 9-15 Desember 2020, dilansir dari akun Instagram resmi @pussainsa_lapan pada Senin (7/12/2020):
Baca Juga: Asteroid Ini Pecahkan Rekor Melintas Paling Dekat dengan Bumi Tanpa Menabrak
1. Konjungsi Bulan dan Venus (13 Desember)
Puncak konjungai Bulan dan Venus terjadi pada pukul 02.45 WIB dengan sudut pisah 1,25 derajat. Tetapi kedua objek langit ini baru akan terbit pada pukul 04.00 WIB dari arah Timur - Tenggara, dengan sudut pisah 1,45 derajat, dan terakhir terlihat ketika terbit Matahari pukul 05.30 WIB dengan sudut 2 derajat.
Baca Juga: Studi Ungkap Risiko Kesehatan Perjalanan Manusia ke Luar Angkasa
2. Titik Terdekat Bulan dari Bumi (13 Desember)
Bulan akan berada pada titik terdekat Bumi (perige) pada pukul 03.34.36 WIB dengan jarak 361.757 km, iluminasi 4,73% (fase sabit akhir), magnitudo visual -6,40 dan lebar sudut 1,56 menit busur. Saat itu, Bulan terletak di konstelasi Libra ketika perige. Tetapi baru dapat disaksikan sejak pukul 04.00 WIB hingga terbit Matahari, karena Bulan masih berada di bawah ufuk ketika puncak perige.