6. Pastikan Mobil Terlindungi
Jika berada di daerah rawan letusan, ada baiknya untuk memarkir kendaraan di garasi atau melindunginya dengan penutup mobil berbahan plastik.
7. Gunakan Filtrasi Ekstra
Jika terdapat snorkel atau lubang pemasukan udara, tutup elemen tersebut menggunakan kain agar abu vulkanik tidak dapat masuk.
Baca Juga: Nico Rosberg Pacu Mobil Listriknya 412 Km per Jam, Jantung Bos Rimac Rock and Roll
8. Pertimbangkan untuk Menggunakan Perlindungan Cat
Perlindungan cat profesional seperti pelapis keramik atau film bening dapat mencegah kerusakan pada lapisan cat mobil.
9. Tetap Nyalakan Lampu Depan Kendaraan
Berkendara di tengah abu sama halnya dengan melintasi kabut tebal. Penting untuk selalu menyalakan lampu agar pengendara lain mengetahui posisi Anda.
10. Gunakan Ban Bertekanan 20 hingga 24 psi
Abu vulkanik yang diguyur hujan menyebabkan lumpur dan jalanan menjadi licin. Jika kondisi ini terjadi, turunkan angin ban kendaraan antara 20 hingga 24 psi untuk mendapatkan lebih banyak karet ban dan traksi. Jaga kecepatan kendaraan dalam kisaran 20 km per jam.
(Sazili Mustofa)