Burung hantu juga memiliki retina yang dikemas dengan sel batang untuk penglihatan malam yang lebih baik. Perbandingan genom ini mendukung gagasan bahwa burung hantu memang berevolusi dari leluhur yang hidup secara diurnal.
"Studi kami menunjukkan gen kandidat baru yang perannya dalam evolusi burung hantu dapat dieksplorasi lebih jauh," tulis para peneliti.
Baca juga: Ternyata Penguin Kehilangan Indera Perasa, Ini Penyebabnya

(Hantoro)