National Geographic menyebut garis-garis tersebut diyakini bekerja sebagai kamuflase. Saat zebra beridiri bersama, lebih sulit bagi predator untuk menentukan berapa jumlah hewan tersebut dalam sebuah kelompok.
Baca juga: Siput Bisa Tidur Selama 3 Tahun, Ini Penyebabnya
Garis tersebut juga membuat zebra tampak tidak menarik bagi predator kecil, seperti lalat pengisap darah. Selain itu garis tersebut dapat menjadi tabir surya alami bagi hewan yang berhabitat di Afrika ini.
Setiap zebra memiliki pola garis berbeda satu dengan yang lainnya. Sama seperti sidik jari manusia, tidak ada yang sama satu dengan yang lain.
(Hantoro)