WASHINGTON - Badan antariksa Amerika Serikat (NASA) memiliki rencana untuk meluncurkan misi ke planet Venus, dikutip Sindonews. NASA bertujuan untuk mencari sistem di sana, karena sejauh ini diketahui cara kerja planet itu berbeda dengan Bumi.
Misi tersebut bernama VERITAS (Venus Emissivity, Radio Science, InSAR, Topography and Spectroscopy). Jika sesuai rencana, misi ini akan mulai dikerjakan pada musim panas tahun depan.
Ini bukanlah misi yang mudah. Sebab, pesawat yang diterbangkan ke sana akan sulit melakukan penelitian, karena bentuk Venus yang ditutupi oleh awan.
Namun, NASA sudah memikirkan hal tersebut. Pesawat akan dibekali sistem radar dan spektrometer inframerah. “Bumi dan Venus lahir hampir bersamaan, tetapi menempuh jalur evolusi yang berbeda,” jelas Suzanne Smrekar, peneliti VERITAS di Jet Propulsion Laboratory NASA.
Dalam penelitian ini, aspek geologis Venus menjadi kunci utama. Tujuannya untuk mengetahui keberadaan gunung berapi di sana, dan indikasi aktivitas tektonik awal.
Pasalnya, aktivitias teknonik menjadi pondasi munculnya kehidupan di Bumi. Artinya, Venus bisa menjadi contoh yang ideal untuk menggambarkan Bumi di zaman purba.
(Ahmad Luthfi)