JAKARTA- Zoom dilaporkan diam-diam telah mengumpulkan data LinkedIn dan berbagi informasi pribadi dengan pengguna tertentu dalam rapat Zoom.
Menurut laporan dari New York Times, ketika pengguna akan memasuki konferensi video, Zoom akan mengambil nama dan alamat email orang itu dan menjalankannya melalui sistem internal. Sistem ini kemudian akan mencocokkan nama dan email pengguna Zoom dengan informasi profil LinkedIn mereka.
Lalu, mengapa ini menjadi masalah? Zoom akan mengambil data profil LinkedIn dan menghubungkannya ke akun Zoom pengguna, memungkinkan orang lain dalam rapat untuk melihat nama asli, jabatan, dan lokasi pengguna.
Zoom melakukan ini tanpa memberi tahu pengguna atau meminta izin mereka. Platform konferensi video dapat mencocokkan profil LinkedIn asli pengguna dengan nama Zoom mereka, bahkan jika mereka tidak menggunakan nama asli mereka di platform.
Untuk melihat data ini, pengguna Zoom hanya perlu berlangganan ke layanan pencarian calon pelanggan yang disebut LinkedIn Sales Navigator. Namun, sistem Zoom tidak mengharuskan pengguna dalam pertemuan untuk berlangganan layanan LinkedIn untuk platform konferensi video untuk mengaksesnya.