JAKARTA - Menurut laporan Canalys, pasar smartphone global turun selama 2019. Angkanya mencapai 2 persen yakni 1,37 miliar unit. Sebelumnya pengapalan ponsel global mampu menembus angka 1,41 miliar unit di 2018 dan 1,4 miliar unit di 2017.
Dilansir dari laman resmi Canalys, Rabu (4/3/2020) sebelumnya pasar smartphone tumbuh pada kuartal 4 (Q4) 2019, namun sayang tidak dapat mendongkrak secara keseluruhan total pasar pada tahun tersebut. Pertumbuhannya hanya sebesar 1 persen dengan total pengiriman 396 juta unit.
Pada 2019, Samsung masih memimpin pasar posel dengan market share 21,8 persen. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut berhasil mengapalkan 298,1 juta unit ponsel selama 2019. Huawei berada pada posisi kedua dengan 17,6 persen, diikuti dengan Apple 14,5 persen dari pasar ponsel pintar global pada 2019.

Akibat virus korona (COVID-19) yang mewabah di beberapa negara, pasar smartphone akan turun pada kuartal 1 (Q1) 2020. Padahal sebelumnya diprediksi naik sebelum ada wabah. International Data Corporation (IDC) memprediksi adanya penurunan pasar smartphone untuk paruh pertama tahun ini. Angkanya mencapai 10,6 persen.
Wabah virus korona telah memberikan dampak pada industri smartphone. Produsen ponsel mengalami kekurangan rantai pasokan dan logistik terganggu karena beberapa pabrik produksi sempat ditutup.
(Ahmad Luthfi)