“Dengan adanya alat ini, dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan akibat dari pengendara motor di bawah umur yang belum memiliki SIM ataupun KTP,” ujar pembimbing dari pelajar tersebut, Dwi Sujatmika.

Rencananya penemuan ini akan terus dikembangkan serta nantinya sistem tersebut bisa diproduksi dan dijual secara masal untuk konsumen dalam negeri.
(Mufrod)