JAKARTA - Beberapa produsen teknologi mulai membatasi karyawannya untuk bepergian ke China. Seperti diketahui, saat ini muncul wabah virus korona yang berasal dari Wuhan, China.
Dilansir dari laman The Verge, Rabu (29/1/2020) Facebook telah menghentikan semua perjalanan karyawannya ke China. Raksasa media sosial tersebut juga menginstruksikan karyawannnya dari China untuk bekerja dari rumah.
Meskipun Facebook diblokir di China, perusahaan tersebut memiliki kantor di China. Pemasok headset Oculus dan perangkat obrolan Portal milik Facebook juga berada di China.
Di sisi lain, produsen laptop dan aksesoris game, Razer juga mengambil keputusan serupa.
"Perusahaan kami telah membatasi perjalanan dan menasihati karyawan untuk bekerja dari rumah," kata juru bicara Razer.

LG telah menerapkan larangan terlebih dahulu. Perusahaan melarang karyawan untuk melakukan perjalanan ke China, menurut Reuters, dan menyarankan karyawan di Tiongkok untuk berbisnis agar kembali ke rumah secepat mungkin.
China memang menjadi rumah bagi beberapa produksi perusahaan teknologi. Penyebaran virus korona di China semakin luas hingga saat ini. Terdapat 5.970 korban yang terinfeksi virus korona di China. Bahkan tercatat 132 korban yang meninggal.
Virus bahkan menyebar di beberapa negara lain yakni Thailand, Hong Kong, Taiwan, Jepang, Macau, Malaysia, Singapura, Australia, Amerika, Prancis, Jerman, Korea Selatan, Kanada, Vietnam, Kamboja, Nepal dan Sri Lanka.
(Ahmad Luthfi)