Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Penyebab Remaja Berisiko Tinggi Alami Kecelakaan Saat Berkendara

Medikantyo , Jurnalis-Selasa, 21 Januari 2020 |17:30 WIB
7 Penyebab Remaja Berisiko Tinggi Alami Kecelakaan Saat Berkendara
Ilustrasi kecelakaan motor. Foto : Pixabay
A
A
A

Kecelakaan mobil merupakan penyebab utama kematian pada remaja usia 10-14 tahun, yaitu 27 kematian per 100.000 orang per tahunnya. Dari jumlah tersebut ternyata 2/3 dari total kecelakaan dialami oleh remaja laki-laki. Demikian data Badan Kesehatan Dunia World Health Organization menyebutkan. 

Menariknya, risiko kecelakaan ini semakin meningkat bila remaja menyetir bersama temannya. Dengan satu penumpang sebesar 38 persen, menyetir dengan 2 penumpang sebesar 223 persen, menyetir dengan 3 penumpang atau lebih sebesar 400 persen.

Sedangkan menyetir sendiri sambil menggunakan telepon seluler memiliki risiko 410 persen untuk mengalami kecelakaan.

Sementara, kelompok remaja yang memiliki risiko tinggi mengalami kecelakaan seperti disampaikan Polres Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dalam keterangan resminya antara lain :

1, Belum terampil dalam berkendara (frekuensi tertinggi adalah 0-18 bulan setelah kepemilikan SIM)

2. Mengebut di jalan raya (yang dilakukan oleh 38% remaja laki-laki dan 25% remaja perempuan)

3. Menumpang pada teman sebaya

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement