JAKARTA - Insiden tergulingnya truk kontainer di KM 97 ruas jalan tol Cipularang, menimbulkan kerugian cukup besar. Badan truk yang terguling menabrak sederet kendaraan yang tengah terparkir, sehingga menimbulkan kerusakan baik tingkat ringan sampai parah.
Beruntung kecelakaan yang diakibatkan oleh rem truk yang blong itu, tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Bahkan, salah satu korban berbagi cerita mengenai teknologi pada kendaraan yang menyelamatkan dirinya, walaupun badan truk menabrak mobil sedan miliknya cukup keras.

Korban dengan nama akun pengguna media sosial Zefa Art itu, mengaku menjadi pemilik mobil sedan Volvo S80 2.3T yang tertabrak di area parkir SPBU. "Saya lihat truk yang oleng entah feeling yang saya lakukan hanya menarik seatbelt dan menginjak pedal rem," katanya dalam unggahan di laman grup jejaring sosial.
Pemilik mobil tersebut menekankan adanya teknologi keamanan WHIPS (Whiplash Protection System) pada model sedan buatan Swedia tersebut. "Impact yang cukup keras sangat saya rasakan sehingga sistem WHIPS dari jok Volvo aktif meredam cidera punggung dan leher saya, beruntung saya kemudian dapat keluar mobil melalui jendela supir," ujarnya.
Teknologi bernama WHIPS tersebut memang disematkan Volvo pada model S80 tersebut, sejak melakukan pembaruan pada 2008 lalu. Perlindungan yang disediakan WHIPS memang diklaim Volvo dapat mengurangi dampak benturan kepada tubuh pengendara dan penumpang seperti leher dan punggung.
Zefa juga menambahkan tidak akan menjual kendaraan miliknya tersebut, dan akan melakukan perbaikan secara maksimal. "Swedish tank ini akan saya rebuild, sangat disayangkan juga mobil dengan fitur safety cukup tinggi hanya dihargai setara Yamaha Nmax+Mio baru," ujar Zefa dalam unggahannya.

Langkah melajukan truk kontainer menuju area istirahat dan SPBU KM97 tersebut, dilakukan oleh pengemudi karena rem blong. Selain sedan Volvo milik Zefa, terdapat enam kendaraan yang menjadi korban tabrakan kontainer yang kebanyakan berupa model kendaraan jenis MPV.
(Mufrod)