Risiko lain adalah tercampurnya air dalam sistem pelumasan mobil, yang berdampak pada penurunan kinerja. Kemungkinan mobil mengalami kendala tersebut bertambah jika pengemudi melaju dalam kecepatan tinggi saat menerobos banjir. "Bahkan bisa berdampak pada pengendara lain karena gelombang air yang ditimbulkan," ucap Anjar.
Mengurangi kecepatan kendaraan saat menerobos banjir, berpengaruh juga pada kemampuan pengemudi mengendalikan kendaraannya. Karena, terendamnya kaki-kaki mobil saat menerobos genangan air juga membuat kondisi pengereman menurun.

Selepas melewati genangan air, pengendara juga dapat melakukan pemeriksaan pada bagian bawah mobil. "Terlepas dari penggunaan lapisan pelindung, pengguna mobil bisa mengecek adanya obyek sampah atau kotoran yang tersangkut. Kalau dirasa mengganggu bisa dibersihkan segera," ujar Anjar.
(Mufrod)