Lebih lanjut, dalam surat pengadilan WhatsApp mengungkapkan bahwa NSO Group telah mengembangkan spyware mereka untuk mengakses pesan dan komunikasi pada ponsel target.
Beberapa pengguna yang terkena termasuk jurnalis, aktivis hak asasi manusia, pembangkang politik, dan diplomat.
Baca Juga: Ponsel Huawei Bakal Kembali Didukung Aplikasi Google?
Baca Juga: Pakai Tenaga Matahari, Robot Interceptor Bisa Bersihkan Sampah di Sungai
(Ahmad Luthfi)