TOKYO – Mazda dikabarkan siap kembali menghidupkan mesin rotary di jajaran mobil mereka. Mesin ciptaan Felix Wankel ini akan dipadukan Mazda dengan motor listrik untuk mobil listrik produksi massal pertama mereka yang kabarnya akan diluncurkan pada pameran Tokyo Auto Show Oktober 2019.
Seperti diberitakan Digital Trends, mobil listrik Mazda ini akan menjadi model baru yang tak berbasis dari mobil Mazda sebelumnya. Diperkirakan, mobil ini akan berbentuk hatchback atau crossover kompak. Teori ini dikemukakan melihat Mazda baru-baru ini memasangkan mesin listrik ke crossover kompaknya yaitu CX-3.

Prototype versi listrik dari CX-3 ini sendiri dinamakan CX-30. Ini juga memutus spekulasi bahwa mobil listrik Mazda akan berbentuk sedan seperti Mazda 6 atau berbentuk mobil sport seperti MX-5. Digital Trends juga memperkirakan bahwa model mobil listrik ini akan cenderung ke arah crossover ketimbang hatchback, mengingat penjualan crossover yang tengah laris di seluruh dunia.

Dilaporkan, mesin ini akan menjadi opsi bagi konsumen yang menginginkan jarak tempuh yang lebih jauh. Hal ini dikarenakan mobil listrik perdana Mazda ini akan mengusung motor listrik bertenaga 140 dk dengan baterai hanya sebesar 35.5 kWh. Ukuran baterai ini tergolong kecil jika dibandingkan dengan baterai di Nissan Leaf generasi ke dua yang berukuran sebesar 40 kWh dengan opsi baterai yang lebih besar yaitu 62 kWh.