JAKARTA - Kecelakaan yang melibatkan 21 unit kendaraan yang terjadi di tol Cipularang menjadi tragedi yang mengerikan. Dari laporan kepolisian setempat tabrakan beruntun akibat truk berhenti mendadak.
Kejadian ini sebenarnya bisa terhindari dengan cara menjaga jarak aman ideal antara kendaraan. Karena jika menjaga jarak aman kendaraan dilakukan seluruh pengemudi kendaraan, akan membuat jarak pengereman ideal dan bisa terhindar terjadinya tabrakan antara kendaraan.

Menurut Rifat Sungkar, Direktur Utama Rifat Drive Labs, jika terjadi sesuatu yang menuntut pengereman mendadak, mobil baru benar-benar bisa berhenti paling cepat 2 detik. Rifat mencontohkan, dalam kasus pengereman mendadak, dibutuhkan waktu 0,5 sampai 1 detik mulai mata melihat kejadian lalu dilanjutkan ke otak untuk memerintahkan kaki menginjak pedal rem.

Ia menjelaskan, dengan melajukan kendaraan 100 kilometer per jam, artinya setiap detik kita sudah berpindah sejauh 27,7 meter. Banyak hal yang bisa terjadi dengan jarak dan di kecepatan itu.