JAKARTA - Pemindahan Ibu Kota Indonesia telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dengan menjadikan Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota yang baru.
Ibu Kota ini akan berlokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian berada di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Pemindahan Ibu Kota tentu akan menimbulkan pro dan kontra. Kekhawatiran muncul di benak masyarakat karena banyak yang berpendapat bahwa pemindahan Ibu Kota baru akan menimbulkan masalah yang sama dengan yang terjadi di Jakarta.
Dalam hal ini masyarakat di Kalimantan Timur memiliki berbagai pendapat dan harapannya mengenai pemindahan serta perkembangan pada Ibu Kota yang baru.

Salah satunya yaitu Isro Ayubi Rambe, salah satu warga yang telah lama menetap di Kalimantan Timur berpendapat pemindahan Ibu Kota memiliki dua sisi. Ia mengatakan pada satu sisi akan menjadikan pemerataan pembangunan pada infrastruktur, karena saat ini hanya terpusat pada Pulau Jawa saja. Sementara pada sisi lainnya pemindahan Ibu kota akan membutuhkan biaya yang tidak sedikit terutama dalam sektor pembangunan infrastruktur.