"Teknologi 5G turut menawarkan efisiensi yang jauh dari pendahulunya. Bayangkan jika kita bisa 10 kali lipat bisa pack data dalam satu pipa, dari cost per byte jauh lebih murah," kata Shannedy.
Untuk diketahui, Qualcomm merupakan perusahaan teknologi yang juga gencar mengembangkan perangkat 5G, seperti halnya chipset Snapdragon 855 yang mampu mendukung 5G. Beberapa produsen smartphone pun sudah mulai mengadopsi ponsel 5G seperti Samsung, Huawei, dan banyak lagi.
(Ahmad Luthfi)