Merza juga mengatakan jika penggunaan 5G nantinya akan sangat intens dengan kehidupan manusia dan memudahkan perangkat tanpa bantuan manusia atau otomasi, seperti mobil tanpa supir.
"Dengan itu membutuhkan latensi yang cepat dan realtime, jangan ada sinyal ilang sedetik pun," kata dia.
Merza juga berharap uji coba ini dapat membantu regulasi 5G oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mengetahui BHP Frekuensi.
"Trial tidak berhenti di sini, lebih lanjut bagaimana dengan middle band dan Low band, tapi secara teknologi ini bisa kita pelajari, sudah saatnya untuk mengimplementasikan, akan kita berikan pada 5G, uji coba ini awal dari semua uji coba tersebut," kata Merza.
Adapun uji coba yang dilakukan Smartfren ini akan berlangsung selama 6 bulan hingga 1 tahun.

Baca juga: Intip Daftar Ponsel Gaming Termurah Harga di Bawah Rp3 Juta
(Ahmad Luthfi)