Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mahasiswa UNY Berhasil Manfaatkan Kulit Kakao sebagai Penyimpan Energi Melebihi Batere

Mahasiswa UNY Berhasil Manfaatkan Kulit Kakao sebagai Penyimpan Energi Melebihi Batere
Buah kakao yang habis dipanen
A
A
A

Pada penelitian ini dilakukan sintesis dan karakterisasi hierarchical porous carbon (HPNc) dari limbah kulit kakao dan mengompositkannya dengan Mangan Dioksida (MnO2). MnO2 dengan tujuan untuk lebih meningkatkan efektivitas elektroda superkapasitor.

“Bahan ini adalah elektroda yang tepat untuk desain superkapasitor karena mudah didapat, biaya rendah, toksisitas rendah dan mempunyai rentang tegangan yang lebar dan juga merupakan salah satu bahan yang ramah lingkungan, dan melimpah di alam,” Lanjut Zulkaisi.

Baca Juga : Robot Kapal Tanpa Awak Karya Mahasiswa Indonesia Sabet Juara 3 di Amerika Serikat

Zulkaisi menerangkan, saat ini pemanfaatan karbon sebagai elektroda telah dikembangkan, antara lain me­manfaatkan material karbon aktif, grafit, kar­bon aerogel, carbon nanotubes (CNT). Hierarchical porous carbon (HPC), HPC merupakan material karbon yang memiliki ukuran pori beragam yang digolongkan menjadi mikropori (diameter pori < 2 nm), mesopori (diameter pori = 2-10 nm) dan makropori (diameter pori > 10 nm) yang tersusun secara hirarki.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement