Ia menambahkan, dengan selektifitas konsumen tersebut, dirinya merasa belum bisa memastikan hasil penjualannya tersebut. karena calon konsumen yang di dapatnya belum bisa dipastikan mendapatkan Toyota GR Supra.

Dengan aturan tersebut, tenaga penjual ini juga merasakan kebingungan terhadap cara menjual Toyota GR Supra."Kita sudah tawarkan tapi kalo belum ada kepastian terhadap konsumen kan sulit bagi tenaga penjual seperti saya," ungkapnya.
Terkait selektifitas seperti apa yang menjadi kriteria konsumen Toyota GR Supra, tenaga penjual ini mengaku juga tidak mengetahui pasti terkait kriterianya. "Kriterianya saja saya juga tidak tahu seperti apa," tutupnya.
(Mufrod)