JAKARTA - Huawei mendapatkan tekanan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS), sehingga mempengaruhi kerjasama bisnis dengan perusahaan teknologi AS. Setelah Google dilaporkan menghentikan lisensi Android untuk ponsel Huawei, raksasa asal China ini tampak tidak menyerah.
Huawei kini dikabarkan mulai berbicara dengan Rusia terkait kemungkinan menggunakan sistem operasi Avrova Rusia, kantor berita RIA, Jumat mengutip seorang wakil menteri komunikasi Rusia.
Belum diketahui seperti apa bentuk kerjasama atau rencana implementasi dari OS Avrova tersebut. Seperti diketahui, Huawei tengah mencoba untuk menggunakan sistem operasi alternatif pengganti Android.
Informasi yang beredar sebelumnya mengungkapkan, Huawei Technologies Co telah mengirim satu juta ponsel pintar dengan sistem operasi yang dibuatnya sendiri dan dikenal dengan Hongmeng untuk diuji coba menyusul daftar hitam yang disematkan Pemerintah Amerika Serikat terhadap produk asal China ini.
Seperti dikutip Chinadaily, piranti lunak Huawei ini kompatibel dengan semua aplikasi Android, bahkan fungsi-fungsi keamanan dibuat makin canggih sehingga perlindungan data pribadi terjamin aman.

Baca juga: Huawei Kirim Sejuta Ponsel Berbasis OS Hongmeng untuk Diuji Coba
(Ahmad Luthfi)