NEW DELHI - Peluang besar diambil oleh Hyundai dalam persaingan mobil hatchback di masa mendatang. Mereka berniat mengembangkan mesin diesel 1,2 liter untuk model i10 di pasar India. Pabrikan mobil asal Korea Selatan itu mengambil langkah tersebut dengan pertimbangan mundurnya sejumlah pesaing di level mobil bermesin kecil yang tidak lagi memilih penggunaan mesin diesel.
Pengembangan mesin tersebut juga dimaksudkan untuk menangani tekanan atas munculnya peraturan pengurangan emisi. Aturan itu semakin diperketat dan dianggap menguntungkan bagi produsen yang memberikan pilihan mesin diesel dan hybrid bagi konsumen. Sayangnya, pengembangan kedua tipe mesin itu dianggap mengeluarkan biaya terlalu mahal dan membebani perusahaan dalam jangka waktu panjang.

Hyndai sendiri melepas mesin diesel untuk i10 bagi pasar India dan Eropa. Pengembangan mesin ini akan segera diterapkan oleh Hyundai pada edisi terbaru produk mereka itu di generasi berikutnya. Selain bermesin bensin dan diesel, Hyundai juga memiliki model i10 dengan mesin listrik sejak 2011 lalu.
Salah satu pesaing Hyundai i10 di India, Maruti Suzuki sudah secara perlahan mengurangi produksi mesin diesel mereka. Bahkan, ada kemungkinan mereka menghilangkan pilihan tersebut dari daftar jual. Langkah serupa juga dikabarkan akan diikuti sejumlah produsen seperti Ford. Penjualan sejumlah produk bermesin diesel pun diperkirakan akan mengalami kenaikan harga dengan berkurangnya sejumlah produsen di kategori ini.

Selain meneruskan model i10 dengan mesin diesel, Hyundai juga memberi mesin yang sama dalam edisi terbaru XCent. Selain mengumumkan langkah untuk mengembangkan mesin diesel itu, Hyundai dikabarkan bersiap merancang produk dengan mesin 1,5 liter untuk pasar India. Meski, tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai target waktu bagi Hyundai untuk mewujudkan rencana itu.
(Mufrod)