JAKARTA- Game online sekarang ini semakin marak dengan berkembangnya teknologi smartphone dan industri gaming. Sayangnya, game online mampu menjadi boomerang negatif jika tidak dimainkan terus-menerus oleh anak-anak tanpa aturan.
Dilansir dari laman News 18, Minggu (16/6/2019) menurut sebuah penelitian terbaru, anak-anak yang terpapar dengan game online yang mengandung kekerasan juga lebih cenderung mengikuti di dunia nyata.
Studi yang diterbitkan oleh JAMA Network Open Journal ini juga meneliti efek video game dengan senjata pada perilaku anak-anak ketika mereka menemukan senjata dalam kehidupan nyata. Studi ini dilakukan pada anak-anak berusia antara 8-12 tahun yang ditugaskan untuk memainkan tiga versi berbeda dari permainan Minecraft.
Versi pertama adalah kekerasan dan mengharuskan pemain untuk membunuh monster dengan senjata sedangkan yang kedua mengharuskan pemain untuk membunuh monster dengan pedang. Versi ketiga adalah tanpa kekerasan, tanpa senjata atau monster.

Baca Juga: Kecanduan Game, Mahasiswa Bawa Pispot ke Kamar Tidur hingga Terancam DO
Untuk temuan itu, tim dari Ohio State University di AS memasukkan 220 anak yang menemukan senjata saat bermain. Hampir 62 persen dari 76 anak-anak yang bermain video game dengan senjata menyentuh senjata.