ANTWERP – Sistem pengisian mobil listrik belakang menimbulkan petaka bagi pemiliknya. Sebelumnya kejadian mobil terbakar terjadi di Norwegia, dimana mobil terbakar saat tengah melakukan pengisian baterai.
Kejadian tersebut kembali terulang di Norwegia, dimana mobil listrik tiba-tiba terbakar saat melakukan pengisian baterai di stasiun pengisian cepat. Beruntung pemilik tidak mengalami luka, karena saat mobil tengah mengisi tenaga baterai pemilik meninggalkan mobil.
Sayangnya saat balik ke mobil, pemilik menemui mobilnya sudah terbakar dengan cepat. Meski petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan kobaran api, namun terbakarnya mobil listrik ini menjadi perhatian produsen mobil listrik seperti Tesla.

Diketahui Tesla sendiri mengklaim akan memperbaiki perangkat lunak pengisian tenaga baterainya. Pengembangan terhadap perangkat terbaru dilakukan untuk mencegah terjadinya kembali kebakaran pada mobil listrik.
Mobil listrik yang terbakar tersebut, setelah padam akhirnya direndam pada sebuah bak khusus untuk mencegah terjadinya pencemaran terhadap komponen yang terdapat pada mobil. Air yang digunakan pada bak juga nantinya akan dibuang dengan cara aman, karena telah mengandung berbagai zat asam yang berbahaya.
(Mufrod)