Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Huawei P30 Pro Anjlok Menjadi Rp1,8 Jutaan

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Selasa, 28 Mei 2019 |11:25 WIB
Harga Huawei P30 Pro Anjlok Menjadi Rp1,8 Jutaan
Huawei P30 Pro (Foto: Gadgets Now)
A
A
A

JAKARTA - Huawei P30 Pro menjadi ponsel yang dinantikan para penggemarnya dan mendapatan respons yang positif dalam sebuah artikel review. Disebut-sebut ponsel itu memiliki desain dan opsi warna yang bagus.

Selain itu, ponsel juga dipuji memiliki ketahanan baterai yang baik. Huawei P30 Pro bukan hanya ponsel bagi penggemar fotografi, tetapi juga ponsel flagship terbaik yang bisa ditemukan di 2019.

Dengan segala kelebihan perangkat tersebut, wajar apabila ponsel dibanderol dengan harga USD1150 atau sekira Rp16,5 jutaan di Inggris. Harga ini serupa dengan Samsung Galaxy S10+ dengan kapasitas penyimpanan yang setara.

Dilansir Forbes, Selasa (28/5/2019), salah satu situs trade-in smartphone yang populer di Inggris, menunjukkan seberapa bernilainya suatu ponsel. Khusus Samsung Galaxy S10+ dalam kondisi baik, bisa diperdagangkan atau ditukar bisa mencapai nilai USD650, atau turun 45 persen dari harga awal.

 Harga Huawei P30 Pro Anjlok Menjadi Rp1,8 Jutaan

Di situs yang sama, Huawei P30 Pro yang diperdagangkan dalam kondisi baik, kini mencapai nilai USD130 atau sekira Rp1,8 jutaan. Harga tersebut menunjukkan penurunan sebesar 90 persen.

 Harga Huawei P30 Pro Anjlok Menjadi Rp1,8 Jutaan

Sekadar informasi, Huawei tengah mendapatkan tekanan dari pemerintah Amerika Serikat, yang menyebabkan perusahaan teknologi asal AS seperti Google menyesuaikan kebijakan dengan menghentikan lisensi OS Android pada ponsel Huawei.

Melalui pernyataan resmi yang diterima Okezone, Huawei memastikan akan memberikan pembaruan keamanan dan layanan purna jual.

Baca juga: Lisensi Android Dicabut, Analis: Ponsel Huawei Bakal Hilang dari Pasar Internasional

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement