
Isuzu sendiri mengungkap tahun ini memiliki tantangan yang cukup berat ditengah penyelenggaraan pemilu, dimana pasar merespon sangat lambat terhadap transaksi pembelian unit mobil sepanjang bulan menjelang pemilu.
"Banyak konsumen yang menunda pembelian dan menunggu kondisi pasca pemilu terhadap ditetapkannya pemenang dari capres terpilih. Sehingga dampaknya terhadap industri automotif sangat terasa," General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Attias Asril.
Dia menyebutkan Isuzu akan terus memberikan yang terbaik untuk customer Isuzu, mulai dengan product fit, hingga after sales yang terus di improve untuk mengurangi break down time unti customer.
“Isuzu tidak hanya menjual, tetapi Isuzu memposisikan menjadi partner bisnis, sehingga kami akan menjaga partner dari awal proses sampai after sales servis,’’ kata Attias.
(Mufrod)