Penyandang tunanetra akan mengisi formulir saat menggunakan aplikasi, nantinya jika pengguna mendapatkan relawan, mereka akan saling berkomunikasi melalu nomor telepon yang dicantumkan sebelumnya
Aplikasi ini hanya eklusif digunakan oleh Yayasan Pembina Tunanetra Indonesia di Makassar. Namun Rahmat tak menampik jika dirinya tengah mengembangkan aplikasi untuk dapat menempal ke asisten suara Google dan bisa digunakan lebih banyak orang.
"Saya juga ingin aplikasi ini mampu digunakan oleh penyandang tunanetra di seluruh Indonesia," kata dia. (AHL)
(Ahmad Luthfi)