JAKARTA - Produsen ponsel, Vivo optimis menjadi top 3 brand smartphone di Indonesia tahun ini. Sebelumnya, dari data pasar global Canalys pada Q4 2018, Vivo berhasil menduduki posisi keempat, tepat berada di bawah Oppo.
"Kita ingin menjadi top 3 tahun ini dan sepertinya akan terjadi. Tapi bukan sepertinya juga sih, tapi tahun ini yakin," kata General Manager for Brand and Activation PT Vivo Mobile Indonesia, Edy Kusuma saat ditemui di kawasan Jakarta, Rabu (27/2/2019).
Menurut, Edy naiknya Vivo menjadi top 5 ini bukan karena penjualan satu produk unggulan, tapi karena penjualan Vivo yang semakin meningkat dari awal sampai sekarang.
"Ini yang membuat penjualan kita naik, bahkan peningkatannya lebih dari 100 persen," imbuh dia.

Lebih lanjut dia juga mengatakan untuk terus meningkatkan Vivo menjadi top 3, banyak strategi yang harus dilakukan. Salah satunya dengan meningkatkan brand awareness perusahaan. Seperti diketahui, Vivo beberapa kali berkolaborasi dengan stasiun TV nasional, seperti pada peluncuran ponsel terbaru V15 yang akan ditayangkan di 5 stasiun televisi.
"Ketika sebuah produk di luncurkan di televisi, masyarakat akan mengenal lebih dulu. Selain itu, media digital juga mampu meng-grab market. Kemudian juga harus tahu promotor kita seperti apa, after salesnya seperti apa," jelas dia.