LONDON - Teknologi keselamatan aktif yang kini banyak dikembangkan produsen automotif, menjadi perhatian khusus bagi banyak negara untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Seperti negara-negara di Uni Eropa yang akan memberlakukan sistem perangkat keselamatan aktif pada kendaraan, harus menjadi standar bagi mobil-mobil yang akan dipasarkan untuk negara Uni Eropa.
Melansir dari Autocar.UK perangkat keselamatan aktif yang harus ada pada semua mobil yakni Automatic emergency braking (AEB) dan lane departure warning. Kedua perangkat pengereman otomatis dan sistem peringatan pindah jalur bagi pengemudi ini harus ada di setiap mobil.

Parlemen Eropa sendiri tahun lalu telah membuat Undang-Undang terkait standar fitur keselamatan pada kendaraan yang tahun ini telah disahkan. Rencananya aturan tersebut akan mulai diberlakukan pada 2022.
Dewan Keselamatan Transportasi Eropa memperkirakan bahwa pemasangan semua mobil baru dengan sistem seperti itu dapat menyelamatkan 25.000 nyawa dalam 15 tahun.
Berikut sistem perangkat keselamatan aktif yang harus ada di mobil:
- Sistem pengereman darurat otomatis canggih
- Sistem peringatan keberangkatan jalur
- Bantuan kecepatan cerdas
- Fasilitasi pemasangan interlock alkohol
- Sensor pengemudi mengantuk dan peringatan perhatian
- Peringatan gangguan pengemudi tingkat lanjut
- Sinyal stop darurat
- Deteksi pembalikan
- Perekam data kecelakaan
(Mufrod)