JAKARTA - Peresmian jalan bebas hambatan yang menghubungkan Jakarta hingga Surabaya sudah diresmikan. Untuk mencapai kota Pahlawan, pengemudi harus menempuh jarak sejauh 741 kilometer.
Mengemudi dengan jarak yang cukup jauh tersebut, tentu bukan perkara mudah. Mengingat kondisi jalan yang lurus dan tanpa hambatan, akan menguras konsentrasi dan tenaga. Karena dibutuhkan manajemen perjalanan yang baik untuk menghindari risiko kecelakaan karena kelelahan.

Menurut Jusri Pulubuhu, pendiri dan instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), pengemudi idealnya memiliki kekuatan tubuh dan konsentrasi dalam mengemudikan mobil tak lebih dari 10 jam.
"Idealnya pengemudi itu memiliki daya tahan tubuh untuk mengemudi tak boleh lebih dari 10 jam. Dan setiap dua jam harus melakukan istirahat," ungkap Jusri saat dihubungi Okezone di Jakarta.