"Ada dua merek Eropa yakni Renault dan Volkswagen yang akan memanfaatkan fasilitas perakitan umum yang sudah ada di Indonesia," kata Putu, di Tangerang, beberapa waktu lalu.
Dengan rencana tersebut, sambung Putu, akan memanfaatkan kekosongan kapasitas perakitan yang ada di Indonesia. Di mana saat ini kapasitas tersebut mencapai 2,2 juta unit, sedangkan yang terpakai baru 1,2 juta unit.
"Kita memiliki kapasitas yang cukup besar, sedangkan yang terpakai belum maksimal, yakni baru 1,2 juta unit dari kapasitas maksimumnya 2,2 juta unit," tutur Putu.
(Mufrod)