"Padahal sudah ada pada 2009 (kamera), ada dua faktor penting jaringan internet yang semakin besar dan teknologi kamera di smartphone. Faktor dua itu untuk berkomunikasi dan teknologi kamera memberikan kita komunikasi yang lebih baik dari segi visual. Dengan gambar komunikasinya lebih jelas. Jika teks saja biasanya ekspresi itu kurang," kata Charles.
Selanjutnya, Charles pun mengatakan untuk memberikan inovasi baru dengan kebutuhan konsumen, akan ada 3 hal yang menjadi fokus utama Vivo di 2019. Tiga fokus tersebut di antaranya In Display Fingerprint (telah hadir di V11), Jovi (Asisten AI Vivo), dan Higher Function of Camera Technology yakni integrasi kamera dan AI.
Untuk informasi, Vivo merupakan produsen ponsel asal China yang telah berdiri pada 2009 dan menelurkan sejumlah seri smartphone di China dan pasar lainnya. Di Indonesia sendiri, Vivo telah merilis Vivo V5, Vivo V5 Plus, Vivo V7 Plus, Vivo V9, Vivo V11 Pro sejak 2014 hingga 2018.

Baca juga: 5 Fitur Baru yang Diharapkan Muncul di PUBG Mobile
(Ahmad Luthfi)