JAKARTA - Pada malam 20-21 Januari 2019, bulan purnama akan bertepatan dengan gerhana bulan total. Ini menyebabkan bulan mengalami cahaya merah yang kemudian dikenal sebagai Blood Moon.
Dilansir dari laman Daily Mail, Minggu (30/12/2018) pada saat yang sama, bulan akan berada dalam titik terdekat dengan Bumi dalam orbitnya. Menariknya, ini akan membuat kombinasi yang mencolok antara supermoon dan Blood Moon.
Menurut EarthSky, gerhana bulan umbral akan berlangsung lebih dari tiga setengah jam dengan totalitas terhitung sekitar satu jam saat ini. Saat ini adalah ketika bulan duduk di bayang-bayang bumi dan mengambil rona kemerahan akibat cahaya yang tersebar di atmosfer bumi.

Baca Juga: Ini Alasan Feed Instagram Berubah Jadi Horizontal