JAKARTA - Path merupakan layanan berbagi foto dan olah pesan berbasis jejaring sosial untuk perangkat seluler yang diluncurkan pada November 2010. Layanan ini memungkinkan pengguna untuk berbagi hingga total 500 kontak dengan teman dan keluarga dekat mereka.
Path berbasis di San Francisco, California. Perusahaan ini didirikan oleh Shawn Fanning dan mantan eksekutif Facebook Dave Morin. Path sempat menjadi media sosial yang banyak digunakan dan kemarin, Path dikabarkan akan menutup layanannya.
Terlihat dari unggahan dalam aplikasi tersebut yang menyebutkan “The Last Goodbye, we deeply regret to inform you Path will be stop running. Please visit this site for more details on restore/refund process”.
Baca juga: Facebook Perangi Hoax dengan Fitur Pengecekan Foto dan Video
Kabar tersebut sontak menghebohkan para netizen yang sempat menggunakan aplikasi tersebut. Netizen pun meramaikan tagar #Path di twitter untuk mengenang masa-masa menggunakan path, seperti yang telah dirangkum oleh Okezone, Sabtu (15/9/2018).

@path hey guys, is this true? pic.twitter.com/Pc5Z0W9cmu
— Hey, it's Dhanty ⚯͛ (@sidhanty) 14 September 2018
mengenang masa kejayaan path
— \\(۶•̀ᴗ•́)۶//// (@howtodressvvell) 14 September 2018
pic.twitter.com/DbcgyPP8t1
Komunitas tidak main Path lagi karena terlalu banyak kenangan indah disini. pic.twitter.com/mWx5CM48tM
— IG : Dewahoya (@dewahoya) 15 September 2018
Baca juga: 5 Aplikasi Browser Terbaik, Apa Saja?
Path
— oka 🍩 dara prayoga (@daraprayoga_) 15 September 2018
rame
diem
diem
diem
diem
tau-tau tutup
Kamu
deket
diem
diem
diem
diem
tau-tau ngilang pura-pura gak kenal
Path 0-1 kamu#PathTutup pic.twitter.com/c138zlfWlp
Terima kasih sudah menjadi memori dimana tempat kami sleep dan awake, disaat kami dengerin lagu-lagu patah hati, dan juga disaat check in location keren.
— Gisesya Ranggawari (@agisesya) 14 September 2018
Rest In Path @path pic.twitter.com/52eiFX5RXV
Selamat tinggal #path.. Selamat jalan memori yang pernah ada.....
— Kei (@cokelatanget) 15 September 2018
(Ahmad Luthfi)