Selain mahal, solusi pewarna berwarna ungu yang ada di pasaran dinilai cepat luntur. Oleh karena itu, saat menjual mauveine dengan harga murah dan dengan daya tahan yang cukup bertahan lama, pewarna sintetis Sir William Henry Perkin laku keras di pasaran.
Baca Juga : Google Bakal Rilis Android P untuk Developer Bulan Ini?
Saking terkenalnya, mauveine juga dipakai oleh beberapa bangsawan. Bahkan, pada saat Pameran Kerajaan tahun 1862, Ratu Victoria menggunakan gaun yang dicelupkan kedalam larutan mauveine tersebut.
Meski telah menjadi saudagar kaya, ternyata passion Sir William Henry Perkin terhadap bidang kimia tak pudar. Dia memutuskan untuk kembali ke lab beberapa tahun setelah dirinya menjual mauveine untuk pertama kalinya.
Atas penemuannya, Ratu Victoria pada 1906 pada akhirnya memberikan gelar kesatria, tepat 50 tahun setelah dia menemukan mauveine secara tak sengaja. (CHN)
(Kemas Irawan Nurrachman)