“Kami akan secara efektif menjalankan pertumbuhan serupa dengan apa yang Anda lihat pada pendekatan Apple untuk iPhone. Merek menjual satu juta di tahun pertama. Bukan karena tidak ada permintaan lebih, tetapi karena mereka tak bisa membangun lebih dari itu saat layar sentuh kapasitif hadir,” kata Niccolo de Masi.
Baca juga: Andy Rubin Akhirnya Kembali ke Essential Setelah Cuti Diam-Diam
Jika jumlah penjualan iPhone (1 juta) menjadi teolok ukur Essential dalam memasarkan smartphone-nya saat ini, penjualan 88.000 unit merupakan jumlah yang hanya secuil. Bahkan, meski smartphone itu merupakan buah dari kreator Android, sulit untuk membuat investor bertahan dengan hasil yang dicapai perusahaan.
Oktober lalu, Essential juga telah memangkas harga smartphone-nya demi memikat banyak pengguna. Sayangnya langkah tersebut rupanya tak begitu membuat pengguna tertarik. Demikian seperti dilansir TechCrunch, Selasa (13/2/2018). (lnm).
(Kemas Irawan Nurrachman)