Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Radiasi Ponsel Bisa Picu Kanker?

Azizah Fitria Nur Chandani , Jurnalis-Minggu, 04 Februari 2018 |16:36 WIB
Benarkah Radiasi Ponsel Bisa Picu Kanker?
Ilustrasi smartphone (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Laporan ini tentunya akan menimbulkan kekhawatiran, namun kenyataannnya mereka tidak mengubah kebiasaan apa yang ia katakan terhadap orang-orang. Sejauh ini, ilmuwan belum melihat risiko kanker yang lebih tinggi karena lemahnya hubungan antara kanker dan ponsel. Apabila khawatir dengan penelitian ini, disarankan memakai earphone.

Agensi dari Bucher melakukan penelitian senilai USD25 juta atas perintah lebaga Food and Drug Administration (FDA) yang dengan jelas mengatakan bahwa ponsel aman. Bahkan kepala kesehatan radiasi FDA Dr. Jeffrey Shuren mengatakan, pengguna ponsel sebagian besar adalah orang dewasa dan ia belum melihat adanya peningkatan kejadian seperti tumor otak. Jeffrer percaya bahwa batas keamanan ponsel masih bisa melindungi kesehatan pengguna.

Dalam penelitian, tikus dibombardir selama sembilan jam per hari selama 2 tahun dengan level radiasi yang sangat tinggi. Hal yang membuat bingung adalah saat tikus hidup lebih lama saat dipancarkan radiasi dibandingkan tikus yang tidak dipancarkan radiasi. Menurut Bucher hal ini mungkin hanya kebetulan atau bisa saja radiasi menurunkan risiko penyakit pada tikus.

Program toksikologi merilis hasil saat dua tahun lalu dan menyelesaikannya pada hari Jumat. Sebelumnya menunjukkan seikit peningkatan tumor otak pada tikus jantan, namun hasil akhirnya tidak menimbulkan hal tersebut.

Baca juga: Peter Henlein Penemu Jam Tangan Lawas Sejak 1510

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement