JAKARTA - Para peneliti menggunakan campuran kloroform dan aseton untuk menciptakan kondisi di mana waktu dapat tampak bergerak mundur dalam hal tertentu. Penelitian ini tidak akan membawa waktu ke zaman purba, tetapi mungkin dapat menjelaskan mengapa alam semesta terus berada pada satu arah waktu yang berjalan ke depan.
Percobaan yang dilakukan oleh tim ahli fisika internasional berfokus pada fitur utama yang sering digunakan untuk mendefinisikan waktu, yaitu pergerakan energi.
Sebenarnya, waktu merupakan hal yang sederhana. Manusia dapat mengingat masa lalu, bukan masa depan. Namun, mengapa waktu tidak dapat berjalan bolak-balik?
Petunjuknya terdapat pada sesuatu yang disebut entropi. Dalam sebuah sistem yang terputus dari perolehan energi - seperti alam semesta - hal-hal cenderung beralih menjadi tidak teratur.