Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ilmuwan Temukan Bakteri Hidup di Stasiun Luar Angkasa

Qonita Chairunnisa , Jurnalis-Kamis, 30 November 2017 |00:01 WIB
Ilmuwan Temukan Bakteri Hidup di Stasiun Luar Angkasa
(Foto: NASA)
A
A
A

MOSKWA - Para ilmuwan yang berada di International Space Station (ISS) telah menemukan bakteri hidup. Bakteri tersebut melekat pada permukaan luar fasilitas orbital, menurut antariksawan Rusia terkemuka.

Anton Shkaplerov, yang akan kembali ke ISS bulan depan, mengatakan bahwa kapas yang membersihkan bagian luar stasiun segmen Rusia tersebut menunjukkan adanya bentuk kehidupan yang tak dikenal. Temuan itu telah dikirim ke Bumi untuk dianalisis secara ilmiah.

Baca juga: Luar Biasa! 20 'Astronot' Tikus Mendarat di Bumi Setelah Tinggal di Luar Angkasa

“Ternyata itu adalah bakteri yang absen saat peluncuran modul ISS,” kata Shkaplerov kepada kantor berita Rusia TASS.

Ia mengatakan, bakteri tersebut datang dari luar angkasa dan menetap di permukaan luar. Bakteri tersebut sedang diteliti sejauh ini, dan sepertinya tidak berbahaya.

Yang menarik dari penemuan ini adalah belum ada penjelasan bagaimana organisme tersebut sampai di sana atau apakah mereka sebenarnya.

Banyak pengamat media yang berspekulasi bahwa ini bisa jadi merupakan “bukti kehidupan asing” yang pertama diketahui. Namun, ada beberapa hal yang menunjukkan bahwa bakteri tersebut mungkin bukanlah demikian.

Baca juga: Nih Lho Suara Menyeramkan yang Direkam dari Luar Angkasa

Ini bukan pertama kalinya Roscosmos, badan antariksa Rusia, mengklaim telah menemukan mikroba di bagian luar ISS.

Awal tahun ini, antariksawan Rusia merinci temuan eksperimen ekstensif yang berlangsung antara tahun 2010 dan 2016, di mana sebuah pembersih diambil dari luar ISS dan kemudian dianalisis.

Sampel tersebut menunjukkan sejumlah mikroorganisme yang berbeda, termasuk sejenis plankton laut bakteri dan sejenis mikroba tanah yang biasa ditemukan di pulau Madagaskar.

Tentu saja, hipotesis lainnya adalah bagian luar ISS terkontaminasi entah dari orang atau peralatan yang diluncurkan dari Bumi ke stasiun. Sampai analisis lebih lanjut tentang bakteri tersebut selesai, belum bisa diketahui apa sebenarnya organisme itu. Demikian dilansir dari Science Alert, Rabu (29/11/2017).

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement