"Kita ingin fokus menyediakan jaringan. Jadi saya mau pastikan pembangunan jaringan berjalan dengan baik, jangan tersendat-sendat. Itu saja dasarnya," imbuh Joy.
Baca juga: Usai Lepas Jabatan CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli Lirik Sektor Kesehatan
Kendati demikian Joy mengaku tak akan berharap perusahaan yang dipimpinnya bakal menjadi nomor satu di Indonesia. Menurutnya mempertahankan posisi sebagai operator terbesar kedua di Indonesia telah dianggap realistis.
Meski berada di nomor dua, Joy menganggap Indosat Ooredoo telah memiliki pemasukan dengan pertumbuhan yang agresif.
"Sekarang kita sudah nomor dua, jadi enggak mungkin turun ke nomor tiga. Kalau nomor satu enggak mungkin. Kita realistis saja," terangnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)