Akibatnya, dompet multi-signature yang awalnya membutuhkan kunci di lebih dari satu pengguna, kini bisa terbuka dengan pengguna tunggal, atau dengan satu kunci saja. Kejadian ini baru diketahui saat ada pengguna dengan ID develops199 yang tak sengaja membekukan dana tersebut.
Dikutip dari The Guardian, Jumat (10/11/2017), saat berusaha memperbaiki kesalahan tersebut, Parity malah menghapus kode yang telah mentransfer kepemilikan dana. Hasilnya, alih-alih bisa mengembalikan uang yang digondol peretas, mereka malah membekukan dana yang lebih besar.
Baca juga: Konyol! Gara-Gara Emoji Hamburger Netizen Terlibat Debat Kusir
Pengguna develops199 secara tidak sengaja mencuri ratusan dompet secara bersamaan dan kemudian merasa panik saat mencoba mengembalikan uang tersebut. Sementara pihak Parity masih mendalami kejadian ini.
"Kami menganalisis situasi dan akan segera merilis update dengan rincian lebih lanjut," kata Prity dalam pernyataam resminya.
(Kemas Irawan Nurrachman)