Baca juga: Ngeri! Alat Mata-Mata Paling Berbahaya, Mulai dari Lipstik hingga Pemancar Berbentuk Kotoran Anjing
Erkanal mengatakan material yang dikeluarkan dari air laut harus dibersihkan dari garam agar tidak terjadi pembusukan lebih lanjut. Proses ini dilakukan di laboratorium restorasi dan konservasi yang besar di Pusat Penelitian Arkeologi Arkeologi Mustafa Vehbi Koç yang baru dibuka dan Archaeopark.
Proses menghilangkan kapal yang tenggelam dari air bisa memakan waktu sekitar tujuh sampai delapan tahun, kata Erkanal. Ia juga mengatakan bahwa melalui penemuannya, tim tersebut bekerja untuk membuat peta laut wilayah tersebut.
"Kami juga sedang mengerjakan sebuah proyek untuk mengubah wilayah tersebut, yang memiliki banyak informasi penting untuk sejarah dunia maritim, menjadi pusat eksperimental arkeologi," katanya.
(Kemas Irawan Nurrachman)