Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stephen Hawking: Manusia Harus Meninggalkan Bumi, untuk Apa?

Tachta Citra Elfira , Jurnalis-Selasa, 07 November 2017 |16:25 WIB
Stephen Hawking: Manusia Harus Meninggalkan Bumi, untuk Apa?
Ilustrasi Foto: Shutterstock
A
A
A

"Bumi kita menjadi terlalu kecil, populasi global meningkat pada tingkat yang mengkhawatirkan dan kita berada dalam bahaya merusak diri sendiri,” lanjutnya.

NASA, Elon Musk dengan SpaceX dan bahkan Jeff Bezos dengan Blue Origins ada di paling depan untuk menciptakan teknologi terkini.

Namun, ucapan Hawking memperkuat alasan yang lebih dalam dan lebih serius untuk mendukung dan memajukan era baru inovasi pemerintah ini. Meskipun tidak semua orang di dunia ilmiah sependapat dengannya, semakin banyak antagonisme di Bumi akan terus mengancam kelangsungan hidup banyak orang.

Sebagai informasi, pada pertengahan abad ke-20, perlombaan ke luar angkasa befokus pada mencapai Bulan dan membuktikan bahwa perjalanan tersebut pada umumnya adalah mungkin.

Jadi di era ruang kedua ini, tujuannya telah ditetapkan jauh lebih tinggi atau lebih jauh lagi. Sementara semua orang setuju dengan Hawking bahwa kita perlu meninggalkan Bumi, era ruang angkasa yang baru ini berpusat di sekitar tetangga terdekat, Mars. Demikian dinukil dari Futurism, Selasa (7/11/2017).

(Kemas Irawan Nurrachman)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement